Mengapa Membuat Roti Harus Menggunakan Tepung Terigu

Untuk membuat roti kita membutuhkan gluten, sedangkan gluten hanya terdapat di dalam tepung terigu (yang digiling dari biji gandum). Gluten adalah sejenis protein yang tidak larut dalam air dan memiliki fungsi untuk menahan gas yang terbentuk selama fermentasi/peragian. Gluten akan terbentuk jika tepung terigu diberi air dan diuleni.

Ada 2 macam protein dalam tepung terigu yaitu protein yang tidak larut dalam air (gluten) dan protein yang larut dalam air. Gluten merupakan unsur terpenting dalam pembuatan roti. Gluten menghasilkan jaringan elastis yang berfungsi menahan gas CO2 yang dihasilkan ketika adonan berfermentasi/mengembang sehingga adonan dapat mengembang dengan sempurna.
Pada tepung terigu protein rendah, kandungan gluten ini sangat sedikit sehingga tidak mampu menahan gas CO2 yang dihasilkan yang berakibat roti akan kempes atau keras/alot setelah dipanggang. Bila membuat roti dengan terigu protein rendah maka hasilnya tidak akan maksimal karena volume roti tidak bisa besar, teksture tidak halus dan jumlah roti yang dihasilkan tidak sebanyak jika menggunakan terigu protein tinggi.
Pada pembuatan roti manis, kadang-kadang dipakai campuran terigu protein tinggi dan sedang agar diperoleh teksture roti yang lebih lembut dan tidak terlalu kenyal.

cropped-order4_BannerFb2.jpg

Bahan Dasar Membuat Roti

Bahan Dasar Membuat Roti

Meski roti bisa dibuat hanya berbahan tepung terigu dan air, namun bahan dasar membuat roti adalah:
1. Tepung terigu
2. Air
3. Ragi
4. Garam

Setiap bahan membuat roti mempunyai kegunaan dan fungsi sendiri-sendiri. Tidak mungkin bisa membuat roti yang baik bila salah satu dari 4 bahan dasar membuat roti tersebut ditiadakan.

Bahan lain yang bersifat opsional adalah gula, susu, lemak, telur, keju, rempah-rempah dan lain-lain. Bahan-bahan itu dapat ditambahkan untuk memberikan kontribusi karakteristik tertentu dalam roti yang tidak didapatkan dari 4 bahan dasar membuat roti.

Bahan membuat roti yang bersifat khusus adalah makanan/mineral untuk ragi, improver, enzim, dan pengawet.