Menentukan Berat Adonan Roti Dalam Loyang

Sering kita bingung saat pertama kali menentukan berapa berat adonan roti tawar yang harus diletakkan dalam loyang.
Ada rumus yang biasa digunakan oleh para baker, seperti berikut ini:
1. Untuk roti tawar loyang terbuka (open top) –> Berat adonan = volume loyang dibagi 4,5
2. Untuk roti tawar loyang dengan tutup (sandwich) –> Berat adonan = volume loyang dibagi 5,2

Volume loyang, diukur berdasarkan panjang, lebar, dan tinggi loyang.
Contoh untuk ukuran loyang 12,5 × 12,5 x32 cm, maka
1. Berat adonan roti tawar open top = 1100 gram
2. Berat adonan roti tawar sandwich = 960 gram

Faktor/angka 4,5 dan 5,2 diperoleh dari percobaan. Bila tidak puas dengan hasilnya, maka berat adonan ini bisa disesuaikan, ditambah ataupun dikurangi. Misal tekture roti terlalu jarang, maka berat adonan ditambah. Atau sebaliknya bila tekture roti terlalu padat, berat adonan dapat dikurangi.

5 comments on “Menentukan Berat Adonan Roti Dalam Loyang

  1. di contoh itu nggak kebalik ya? bukannya (12,5 x 12,5 x 32)dibagi 4,5 –> 1100. dan kalo dibagi 5,2 –> 960?

    o ya sekalian mau tanya, kalo untuk pemula baikny belajar buku apa ya?
    makasih..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>