cropped-order4_BannerFb2.jpg

Tips Menguji Ragi/Yeast

Tips Menguji Ragi

Berikut adalah cara/tips menguji ragi/yeast yang disimpan masih bagus untuk dipakai atau tidak.
1. Buat larutan gula dari ½ sendok teh gula dilarutkan dalam sejumlah air hangat (100-250 ml). Pastikan jangan terlalu panas, suhu cukup antara 25-30 derajat Celcius.
2. Masukkan 1 sendok teh ragi/yeast di dalamnya.
3. Tunggu selama 5 menit. Bila terbentuk busa dan gelembung udara, maka ragi/yeast masih bagus dan dapat dipakai untuk membuat roti.

Mengapa Membuat Roti Harus Menggunakan Tepung Terigu

Untuk membuat roti kita membutuhkan gluten, sedangkan gluten hanya terdapat di dalam tepung terigu (yang digiling dari biji gandum). Gluten adalah sejenis protein yang tidak larut dalam air dan memiliki fungsi untuk menahan gas yang terbentuk selama fermentasi/peragian. Gluten akan terbentuk jika tepung terigu diberi air dan diuleni.

Ada 2 macam protein dalam tepung terigu yaitu protein yang tidak larut dalam air (gluten) dan protein yang larut dalam air. Gluten merupakan unsur terpenting dalam pembuatan roti. Gluten menghasilkan jaringan elastis yang berfungsi menahan gas CO2 yang dihasilkan ketika adonan berfermentasi/mengembang sehingga adonan dapat mengembang dengan sempurna.
Pada tepung terigu protein rendah, kandungan gluten ini sangat sedikit sehingga tidak mampu menahan gas CO2 yang dihasilkan yang berakibat roti akan kempes atau keras/alot setelah dipanggang. Bila membuat roti dengan terigu protein rendah maka hasilnya tidak akan maksimal karena volume roti tidak bisa besar, teksture tidak halus dan jumlah roti yang dihasilkan tidak sebanyak jika menggunakan terigu protein tinggi.
Pada pembuatan roti manis, kadang-kadang dipakai campuran terigu protein tinggi dan sedang agar diperoleh teksture roti yang lebih lembut dan tidak terlalu kenyal.

cropped-order4_BannerFb2.jpg

Fungsi Bahan Dasar Membuat Roti

Fungsi Bahan Dasar Membuat Roti

Tepung terigu
Tepung terigu adalah bahan utama dalam membuat roti. Tepung terigu mengandung protein yang terhidrasi menghasilkan gluten. Gluten adalah zat elastis yang dapat diregangkan untuk menyediakan struktur untuk sebuah roti beragi. Di antara jenis tepung lain, hanya tepung terigu yang dapat membentuk struktur gluten ini. Tepung terigu dengan kandungan protein 11-13% umum digunakan dalam membuat roti. Kualitas protein diukur dengan kemampuan gluten untuk memperluas dan mempertahankan gas yang dihasilkan selama proses fermentasi. Kualitas gluten ini yang baik menghasilkan roti yang mengembang bagus. Tepung terigu yang digunakan juga mempengaruhi sifat-sifat roti seperti volume, warna kulit yang golden brown, warna remah (crumb) roti, tekstur dan rasa roti.

Air
Fungsi air dalam membuat roti adalah:
1. Sebagai pengikat, berhidrasi dengan bahan kering. Jumlah air perlu diatur agar adonan dapat ditangani dengan baik jangan sampai terlalu lembut dan lengket. Adonan sangat menentukan kualitas roti. Perbandingan air yang digunakan dalam formulasi roti, paling baik adalah 55 hingga 65% berdasarkan berat tepung. Air adalah bahan membuat roti yang jumlahnya terbanyak kedua setelah tepung terigu.
2. Sebagai media untuk pengendalian suhu dalam membuat adonan roti.
3. Pelarut untuk bahan lainnya, membentuk adonan selama proses pencampuran membuat roti.
4. Air memegang peranan untuk gelatinisasi pati (starch) selama proses baking.

Ragi
Ragi berfungsi sebagai bahan pengembang dalam membuat roti. Ragi dalam adonan akan menghasilkan gas karbondioksida, alkohol, asam, dan panas sebagai akibat dari fermentasi. Proses fermentasi berfungsi melembutkan gluten, mengembangkan adonan, dan berefek pada rasa.
Formula ragi dalam bervariasi dari 2 sampai 5% berdasarkan berat tepung untuk ragi segar (fresh yeast).
Ragi tersedia dalam 3 bentuk:
1. Basah (compressed yeast)
2. Ragi kering (dry instant yeast)
3. Cair (cream yeast)

Garam
Garam berperan dalam rasa dan menstabilkan fermentasi serta kekuatan gluten. Penambahannya berkisar 1,5-2,5% dari berat tepung terigu.

cropped-order4_BannerFb2.jpg

Bahan Dasar Membuat Roti

Bahan Dasar Membuat Roti

Meski roti bisa dibuat hanya berbahan tepung terigu dan air, namun bahan dasar membuat roti adalah:
1. Tepung terigu
2. Air
3. Ragi
4. Garam

Setiap bahan membuat roti mempunyai kegunaan dan fungsi sendiri-sendiri. Tidak mungkin bisa membuat roti yang baik bila salah satu dari 4 bahan dasar membuat roti tersebut ditiadakan.

Bahan lain yang bersifat opsional adalah gula, susu, lemak, telur, keju, rempah-rempah dan lain-lain. Bahan-bahan itu dapat ditambahkan untuk memberikan kontribusi karakteristik tertentu dalam roti yang tidak didapatkan dari 4 bahan dasar membuat roti.

Bahan membuat roti yang bersifat khusus adalah makanan/mineral untuk ragi, improver, enzim, dan pengawet.